Cara Mudah Ajak Anak Bersihkan Kamarnya

Yang namanya anak-anak, bermain merupakan hal yang menyenangkan. Tapi sayang, terkadang kesenangan mereka ini kerap membuat kamarnya berantakan bagai ‘kapal pecah’ dan kotor. Jelas kebiasaan ini tidak boleh dibiarkan terus terjadi.

Selain terlihat berantakan dan tidak nyaman, kamar tidur yang jarang dirapikan dan dibersihkan berpotensi menyimpan berbagai macam kuman, bakteri, dan tungau. Berikut beberapa fakta yang dilansir dari goodhousekeeping.com:



Setelah melihat fakta-fakta seputar kamar tidur di atas, pasti Anda tidak ingin anak-anak beristirahat dan beraktivitas di ruangan yang penuh kuman, bakteri dan kuman. Cara paling efektif untuk mencegahnya adalah rutin membersihkan kamar tidur.

Anak-anak harus diingatkan dan dilatih untuk membereskan kamarnya sejak dini. Nah, untuk melakukannya, berikut merupakan beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar anak-anak mau membereskan kamarnya sendiri.

1. Memberikan contoh



Menurut Naomi Soetikno, M.Psi, psikolog anak dan keluarga, anak-anak merupakan peniru ulung. Bahkan sebelum meniru lingkungannya, mereka akan meniru dulu kebiasaan kecil orangtuanya. Tentu saja hal ini berlaku untuk kebiasaan membersihkan rumah dan kamarnya sendiri.

Oleh sebab itu, sebelum menyuruh mereka membereskan kamarnya, perlihatkan dulu contoh bagaimana Anda menata dan membuat kamar terlihat bersih dan rapi. Setelah itu, biarkan dia menirunya.

Agar pekerjaan membersihkan kamar lebih cepat, praktis dan menyenangkan, gunakanlah Magiclean Wiper Dry Sheet untuk menyapu, yang mengandung microfiber khas untuk mengangkat semua kotoran yang ada di permukaan lantai kamar anak.

Setelah semua kotoran terangkat, gunakan Magiclean Wiper Wet Sheet yang punya 3D SURFACE lengkap dengan Dust Trapping Pocket yang ampuh mengangkat semua debu, kotoran, dan tumpahan dengan mudah.

2. Menyediakan kotak penyimpanan



Mainan biasanya hal yang paling mudah membuat seisi kamar berantakan. Selain membuat mereka meniru kebiasaan Anda membereskan kembali kamar, Anda pun wajib memberikan kemudahan dengan memberi fasilitas tambahan berupa kotak penyimpanan mainan khusus.

Tidak perlu besar, Anda bisa menempatkan satu container box di pojok ruangan, atau mendesain lemari khusus untuk menyimpan mainan, dengan desain dan gambar-gambar yang menarik.

3. Mendekorasi ruangan



Sesekali ajak anak untuk mendekorasi ulang kamarnya. Tidak hanya untuk membantu, tapi libatkan juga dia dalam proses repositioning, dan biarkan dia memberikan ide dekorasi kamarnya sendiri sesuai dengan kegemarannya. Contohnya kamar bernuansa Princess atau Superhero.

Dengan cara ini, anak-anak akan merasa dihargai dan dilibatkan dalam hal-hal yang berhubungan langsung dengannya. Cara ini pun efektif untuk membangun keinginannya menjaga kamar tetap rapi.

4. Satu hari membereskan kamar



Biasanya, akhir pekan merupakan waktu terbaik untuk berkumpul dan menikmati kebersamaan sebagai keluarga. Nah, manfaatkan momen ini untuk aktivitas membersihkan rumah, termasuk kamar anak-anak. Tentu saja harus sesuai dengan porsi dan tugasnya masing-masing.

Buatlah suasana jadi lebih menyenangkan agar anak-anak tahu jika membereskan kamar sendiri bukan sebuah beban, melainkan sebuah kesenangan. Selamat mencoba!
Share